5 Tips Mengatasi Kecanduan Game Online pada Anak – CNN Indonesia

Game online atau permainan yang memanfaatkan jaringan internet tidak hanya membuat kecanduan pada orang dewasa melainkan juga terhadap anak-anak.
Tips mengatasi kecanduan game online pada anak berikut bisa diterapkan para orang tua untuk mengurangi frekuensi bermain anak.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Masalah kecanduan game online terhadap anak tidak bisa dianggap sepele. Sebab, jika dibiarkan bisa menghilangkan kemampuan pada fungsi otak mereka.
Di antaranya membuat anak kehilangan fungsi atensi untuk berkonsentrasi, menghambat fungsi eksekutif untuk merencanakan sesuatu, dan fungsi inhibisi atau kemampuan untuk membatasi diri.
Efek lainnya mereka jadi sulit fokus pada sesuatu hal, memiliki emosi yang tidak stabil, dan tidak mengenali batasan fisik, sekaligus kehidupan sosial yang terganggu.
Terdapat sejumlah tanda yang dapat terlihat pada anak yang kecanduan game online. Terutama jika anak tersebut sudah mulai kenal gadget sejak usia 1-2 tahun dan frekuensi screen time mereka tidak terkontrol.
Berikut tanda atau ciri-ciri anak yang sudah kecanduan bermain game online:

Gejala kecanduan game online pada anak memang cukup serius. Oleh karenanya, peran orang tua penting dalam membangun bonding atau ikatan antara ayah, ibu, dan anak.
Berikut tips mengatasi kecanduan game online pada anak yang bisa diterapkan para orang tua, berdasarkan saran dari psikolog anak.
Ayah dan ibu harus bekerja sama untuk berkomitmen untuk membatasi anak bermain game. Beritahu pada anak bahwa mereka harus tahu batasan dan aturan dalam bermain game online.
Menerapkan komitmen supaya anak-anak terlepas dari hal-hal adiktif tentu tidak melulu dengan cara yang kasar atau menggunakan kekerasan.
Pilih perlakuan yang nyaman selama masa transisi sehingga anak-anak tidak merasa kesenangannya dirampas begitu saja.
Tips mengatasi kecanduan game online pada anak selanjutnya yaitu membuat jadwal khusus. Ini perlu dilakukan supaya orang tua tidak terkesan memutus langsung akses bermain game.
Orang tua dapat memberi izin ke anak untuk bermain game online hanya di akhir pekan atau seminggu sekali. Selain itu, tentukan juga batas waktunya.
Semisal jika usia anak masih 2-5 tahun hanya boleh bermain game 1 jam per minggu. Apabila sudah berusia 6 tahun ke atas, bisa 2 jam per minggu sesuai kesepakatan.
Game online memang tidak selalu membahayakan pertumbuhan anak selama dalam pengawasan. Orang tua sangat perlu menemani mereka saat bermain game di gadget.
Dengan mendampingi anak-anak bermain game online, orang tua bisa menghindari anak dari permainan yang memiliki unsur kekerasan atau pornografi.
Pastikan anak Anda memilih permainan yang edukatif sebagai sarana pembelajaran yang mendidik tapi juga menghibur.
Selama membatasi aturan bermain game online pada anak, orang tua juga harus mempersiapkan permainan alternatif yang sekiranya membuat anak senang dan teralihkan dari gadget.
Orang tua bisa memilih kegiatan yang memacu adrenalin anak, seperti outbound game, olahraga bersama anak, atau mengajak mereka belajar berkebun.
Kegiatan tersebut tidak hanya membantu mengalihkan pikiran dari game online, melainkan bisa mengubah rutinitas baru yang tidak biasa dari sebelumnya.
Orang tua harus tegas melakukan grounded atau memaksa anak supaya lepas dari gawai selama minimal 3 minggu hingga 3 bulan. Hal ini berguna untuk membentuk kebiasaan baru.
Apabila anak memerlukan gawai untuk keperluan sekolah, pastikan mereka hanya menggunakannya sesuai kebutuhan dan tidak membuka jendela game online atau lainnya.
Jika anak melanggar, beri konsekuensi dengan tegas tapi tidak memakai kekerasan. Salah satunya mempersempit waktu bermain gadget di akhir pekan.
Orang tua juga perlu menjelaskan bahwa mereka sedih jika fokus anak hanya pada gadget. Buat diri anak menjadi sosok yang sangat dibutuhkan supaya keberadaannya dihargai.
Itulah beberapa tips mengatasi kecanduan game online pada anak. Apabila orang tua merasa kewalahan menanganinya, jangan ragu untuk meminta bantuan ke psikolog anak.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

source