Game Online Gemparkan Generasi Muda Saat Ini, Bagaimana Risiko atau Dampaknya? – Kompasiana.com – Kompasiana.com

Berusaha menjadi yang terbaik
Selanjutnya
Tutup
Di zaman sekarang ini maraknya penggunaan alat elektronik seperti HP, PC, laptop, dan lainnya, banyak digunakan untuk berbagai macam kebutuhan. Dikarenakan teknologi informasi semakin berkembang setiap saat lalu membawa perubahan dan dampak terhadap kehidupan sosial. 
Salah satunya adalah game online sebuah program permainan yang tersambung oleh jaringan yang bisa kita mainkan kapanpun, dimanapun dan dapat dimainkan bersamaan berkelompok di seluruh dunia dan permainan itu sendiri. 
Dan di era digital saat ini game mobile menjadi favorit para anak remaja saat ini.hal ini juga sejalan dengan tingginya penggunaan smartphone di Indonesia. Pada saat ini game online sedang membeludak dikalangan remaja. Dan game online juga bisa di akses oleh semua kalangan mulai dari remaja, orang tua  bahkan Anak-anak juga bisa. 

Semua permainan yang di tawarkan dalam game online memberikan hiburan yang dapat membuat para gamers terdorong untuk memainkannya lagi dan lagi atau kecanduan. Jenis permainan di dunia maya ini bisa dijangkau oleh semua orang di seluruh dunia tanpa batas dan waktu. Lain halnya dengan permainan tradisional yang cenderung mengandalkan otot-otot tubuh. 

Game online juga lebih banyak menggunakan kemampuan otak dalam berfikir dan kelincahan jari jemari tangan untuk menekan tombol stick. Data Newzoo menunjukkan jumlah pengguna smartphone di seluruh dunia mencapai lebih dari 3,3 miliar selama 2019. Total jumlah pemain game mobile di seluruh dunia mencapai 2,3 miliar. 
Di Indonesia sendiri pengguna smartphone mencapai 82 juta lebih. Pemain game mobile di Indonesia mencapai lebih dari 52 juta. Indonesia menduduki rank global ke 17 dengan jumlah pemain game mobile terbanyak. Indonesia juga menyumbang sebesar USD 624 juta atau setara Rp 8,7 triliun untuk mobile gaming selama 2019.
Game online sendiri memiliki daya tarik yang membuat orang lebih suka bermain daripada belajar. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya remaja yang berada di depan komputer ataupun mobile daripada buku. Dan dampaknya aktivitas belajar terganggu. 
Dan sebenarnya game online tidak melulu tentang dampak negatif. Ada juga dampak positif diantaranya adalah seseorang bisa menemukan hal baru, lawan baru dan taktik baru. Beberapa dari game online ada juga yang menyajikan game yang bernuansa asah otak dan menuntut seseorang untuk berkonsentrasi.


Dampak positif yang paling mengejutkan dari game online yaitu, bermain game sekitar 20 menit sebelum belajar dapat meningkatkan konsentrasi dalam belajar. Hal ini telah dilakukan oleh peneliti di Amerika Serikat, New York. 
Anak yang sudah mengetahui sebuah strategi dalam game dapat meningkatkan daya kemampuan berkembang dalam Matematika, Problem Solving (pemecahan masalah), dan kemampuan membaca terlebih jika game yang bisa dimainkan berbahasa Inggris. 
Namun, kita lihat gamers yang bermain game online, kebanyakan lupa waktu dan lupa akan aktivitas yang lain. Sehingga, muncullah asumsi yang membuat bermain game online menjadi negatif. Itupun, jika dimainkan secara terus-menerus dan berlebihan. 

source