Gamer Indonesia Juga Tak Bisa Lagi Main DOTA 2 dan CS:GO … – Jagat Play

Sepertinya sebagian besar dari Anda yang tengah membaca artikel yang satu ini tentu saja sudah mengetahui soal kebijakan pendaftaran PSE alias Penyelenggara Sistem Elektronik yang dilakukan oleh Kominfo Indonesia. Tenggat waktu diberikan kepada perusahaaan-perusahaan lokal dan luar negeri yang kebetulan memiliki traffic besar di Indonesia, lengkap dengan tenggat waktu dan ancaman pemblokiran “khas” Indonesia yang mulai terasa seperti solusi mudah dan kebiasaan buruk. Seperti yang bisa diprediksi, ini juga mempengaruhi aktivitas gaming di Indonesia.
Gagal mendaftar, Kominfo akhirnya memblokir akses ke beberapa platform gaming besar seperti Steam dan Epic Games Store yang tidak lagi bisa diakses dengan cara normal di negara tercinta kita ini. Ternyata oh ternyata, tidak hanya halaman store kedua platform ini saja yang diblokir. Memenuhi ancaman yang sempat mereka berikan juga, Kominfo juga ternyata menemukan jalan untuk memblokir secara spesifik dua game andalan Valve di Steam – DOTA 2 dan CS: GO.
Pada dasarnya, pada saat berita ini ditulis, Anda tidak bisa lagi memainkan kedua game ini. Anda memang masih bisa mengunduh, mengakses, dan membuka DOTA 2 ataupun CS:GO dari library Steam Anda, namun keduanya menolak dan tidak bisa menemukan server resmi untuk permainan multiplayer yang notabene, merupakan intisari pengalamannya. Di DOTA 2, tombol “PLAY DOTA” akan tetap bertahan di warna hijau apapun yang terjadi, mengindikasikan tidak ada pencarian match dilakukan. Sementara di CS:GO, peringatan bahwa tidak ada satupun server resmi ditemukan akan muncul jika Anda berusaha online.
Mengingat bahwa DOTA 2 dan CS: GO berdiri di bendera yang sama dengan Steam, di bawah kepemilikan Valve, ini berarti kita harus menunggu hingga Valve memenuhi apa yang dibutuhkan dan diinginkan Kominfo terkait pendaftaran PSE ini. Bagaimana menurut Anda situasi ini?
© JagatReview | 2010-2023

source