Mengupas Tren Anak Muda Cari Cuan Lewat Game Online … – Merdeka.com

Merdeka.com – Game online kerap sekali menjadi permainan yang sangat mendominasi di kalangan anak muda atau milenial saat ini. Saat ini game online menjadi tren yang bisa meraup banyak uang di kalangan anak muda.
Pengamat Budaya dan Komunikasi Digital Universitas Indonesia (UI) Firman Kurniawan mengatakan, tren tersebut memang sudah ada sejak lama. Dia menerangkan game online memang menjadi salah satu e-sport yang menjanjikan dengan keuntungan sangat besar.
“Itu sudah ditekuni oleh banyak anak-anak muda dan pemain games ini juga ada laki-laki dan perempuan yang memang bukan sekedar meraih cuan tetapi memang kaya raya dari game-game tersebut, jadi ini bukan tren yang baru,” ujar Firman Kurniawan, kepada Merdeka.com, Sabtu (23/7).
Firman menjelaskan mengelola game online seperti mengelola sebuah klub olahraga yang mencari para pemain berbakat di bidang tersebut. Sebab, permainan game online juga memberikan keuntungan dalam segi finansial, diberikan pelatihan, diberi fasilitas yang memadai dan juga termasuk memperoleh gaji.
“Nanti ketika ada kompetisi mereka dilombakan. Nah di game itu memang cara kerjanya seperti itu, jadi ada agensi atau sekelompok orang yang membiayai dan mencari pemain berbakat. Sama seperti klub olahraga, dan ini di game juga berlaku seperti itu,” terang Firman.
Persaingan antar agensi pun kerap sekali terjadi, mereka saling menunjukkan bakat dan kualitas terbaik saat mengikuti ajang kejuaran games online. Mereka pun berlomba-lomba untuk mencari pemain berbakat yang bisa dilombakan dalam ajang tersebut.
“Memang hal ini selalu terjadi (persaingan antar agensi) mereka akan mencari bibit-bibit baru dan memenangkan lomba dan akan terbentuknya peringkat antar agensi,” jelasnya.
Meski demikian, dia mengingatkan agar anak muda bisa membedakan menjadi gamers untuk e-sport atau kecanduan game online. Menurutnya untuk menjadi seorang gamers dibutuhkan profesionalisme dalam diri jangan mengalihkan hal yang negatif untuk mendapatkan pembenaran.
“Kadang di satu sisi menjadi alat untuk menutup atau mengalihkan bahwa ada sekelompok orang yang mengalami kecanduan kemudian menggunakan dalih dia menjadi gamers atau sedang menuju pemain game yang profesional tapi sebenarnya itu adalah dalih dari sekelompok orang yang sedang kecanduan game. Gamers itu harus dilakukan secara profesional secara dispilin,” tutunya. [azz]
Baca juga:
Mengupas Tren Anak Muda Cari Cuan Lewat Game Online
KUY Token Klaim Harga Melonjak 800 Persen
Anak Kecanduan Game Online, Ibu di Tuban Menanggung Utang hingga Rp50 Juta
IOH Gelar Turnamen H3RO Esports 3.0
Potensi Game Besar, Kominfo Ingin Tumbuhkan Developer Lokal
Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami
Siap-Siap, Harga BBM Pertamina Bakal Turun Siang Ini
Ilmuwan: Spesies Nyamuk Penyebab Demam Berdarah Bermutasi, Bisa Hindari Insektisida
Suara Hati Presiden Sukarno Tolak Hasil Konferensi Meja Bundar
Nasabah BCA Bisa Tarik Tunai di Luar Negeri, Ini Caranya
Siap-Siap, Harga BBM Pertamina Bakal Turun Siang Ini
Dapat Tambahan PMN Rp3,2 T, KAI Optimis Kereta Cepat Beroperasi Juni 2023
Sepanjang 2022, Realisasi Produksi Pupuk Urea PIM Capai 526.580 Ton
PPKM Dicabut, Masih Wajib Scan PeduliLindungi?
Sandiaga Uno Khawatir Pemulihan Sektor Parekraf Terganggu Jika BLT UMKM Dicabut
Perppu Cipta Kerja Bakal Beri Kepastian Hukum Bagi Investor
Cuaca Buruk, Okupansi Hotel di Pesisir Jawa Turun Saat Libur Nataru
Investasi Pertamina di Venezuela Lebih Konkret Dibanding Wacana Impor Minyak Rusia
OJK Prediksi Banyak Perusahaan Asuransi Global Mau Investasi di RI
Erick Thohir Ingin Pekerja Kontrak di Proyek BUMN Tak Hanya Sekali Kerja
OJK Siap Bentuk Organisasi Pengawasan untuk Kripto dan Koperasi
Jaga Harga Pangan, Mendag Zulhas Bakal Terus Keliling Pasar
Erick Thohir Bakal Konsolidasi BUMN Jadi 30 Perusahaan
Injak Tahun ke-10, BPJS Kesehatan Fokus Transformasi Mutu Layanan
Kapten TNI Pasangkan Pangkat Baru Polwan, Ternyata Sosoknya Bukan Orang Sembarangan
Mayat Depan Kampus Yarsi Diduga Korban Begal, Ini Identitasnya
Pria Aniaya dan Sekap Pacar di Jakarta Pusat jadi Tersangka
Polda Sulsel Pecat Empat Anggotanya, Ini Penyebabnya
VIDEO: Jaksa Cecar Ahli Pidana soal Kuat Ma'ruf Tutup Pintu Sebelum Yosua Ditembak
Dua Saksi Ahli Bakal Bersaksi di Sidang Ferdy Sambo Cs Hari ini
VIDEO: Alasan Lengkap Ferdy Sambo Cabut Gugatan ke Jokowi dan Kapolri di PTUN
VIDEO: Sambo Berulang Kali Sampaikan ke Anak Buah Kejadian Magelang Hanya Ilusi
VIDEO: Jaksa Cecar Ahli Pidana soal Kuat Ma'ruf Tutup Pintu Sebelum Yosua Ditembak
Saksi Ahli Pihak Kuat Ma'ruf Jelaskan soal Pasal 55 di Sidang Ferdy Sambo Cs
VIDEO: Alasan Lengkap Ferdy Sambo Cabut Gugatan ke Jokowi dan Kapolri di PTUN
VIDEO: Sambo Berulang Kali Sampaikan ke Anak Buah Kejadian Magelang Hanya Ilusi
VIDEO: Jaksa Cecar Ahli Pidana soal Kuat Ma'ruf Tutup Pintu Sebelum Yosua Ditembak
VIDEO: Alasan Lengkap Ferdy Sambo Cabut Gugatan ke Jokowi dan Kapolri di PTUN
VIDEO: Sambo Berulang Kali Sampaikan ke Anak Buah Kejadian Magelang Hanya Ilusi
Dunia Kehabisan Stok Vaksin Kolera
Vaksinasi Booster Covid-19 di Jakarta Capai 71 Persen
Persiapan di Batu Jelang Putaran Kedua BRI Liga 1, Pelatih Arema Tak Setuju dengan Istilah Training Center
BRI Liga 1: Hadapi Persija di Patriot Candrabhaga, Pelatih Bali United Justru Rindu Kenangan Manis di SUGBK
Advertisement
Advertisement
Makin Terang, Ini Bocoran Capres PDIP
Cerita Lengkap, Orang Hilang hingga jadi Tersangka Mutilasi di Bekasi
Kisah dari Samarinda, Istri Bunuh Suami Karena Dituduh Selingkuh dengan Menantu
AM Hendropriyono
Situasi Indonesia 2022 di Tengah Badai Krisis Global
Moch N. Kurniawan
Serangkaian Kejutan Piala AFF 2022, Indonesia Juara kah?
Sobandi
Mahkamah Agung: Integritas Tangguh, Kepercayaan Publik Tumbuh

source